Barca Semakin Jauh Tertinggal Dari Madrid

madrid dan barcelona

Rivalitas Barcelona dan Real Madrid

Barcelona menunjukkan gelagat kehabisan bensin pada pertengahan musim ini. Mendapatkan hasil yang kurang bagus dengan hanya mendapatkan hasil imbang dalam tiga kali laga secara beruntun. Berada di posisi ketiga pada klasemen dengan torehan 35 poin dari 17 laga yang sudah di jalani. Keadaannya berbanding terbalik dengan rival mereka yaitu Real Madrid yang bertengger di puncak klasemen Liga Spanyol.

Hasil kurang memuaskan Barcelona mulai terlihat semenjak berhadapan dengan Real Sociedad. Hanya bermain imbang 1-1 membuat moral anak asuh Luis Enrique menjadi sedikit kurang stabil. Pekan berikutnya Lionel Messi dan kawan-kawan bertandang ke markas Hercules dan sekali lagi harus bermain dengan skor 1-1. Dalam dua laga ini cukup terlihat jelas, kondisi tim yang memiliki julukan Blaugrana tersebut sangat merosot sekali.

Hasil imbang yang ketiga, ketika mereka menjamu salah satu tim kuat LaLiga, yaitu Real Madrid. Kali ini Cristiano Ronaldo CS mampu memberikan perlawanan berarti kepada Messi CS. Hasil 1-1 harus puas bagi tuan rumah, meskipun hasil imbang melawan Madrid merupakan hasil yang bagus, namun pada klasemen sementara Barcelona mulai banyak kehilangan poin.

Real Madrid saat ini mampu mengumpulkan 40 poin dari 16 laga, sedangkan Barcelona di urutan ketiga hanya dapat mengumpulkan 35 poin dari 17 laga. Madrid yang masih menyisakan satu laga lagi, bisa di pastikan akan semakin menjauh meninggalkan rival mereka itu. Los Blancos kembali perkasa pada musim ini dibawah arahan pelatih mereka, yakni Zinedine Zidane.

Luis Enrique beberapa kali terlihat berang di pinggir lapangan ketika anak asuhnya cukup kesulitan dalam menciptakan sebuah gol, meskipun jalannya permainan selalu di pegang oleh anak asuhnya itu. Sang pelatih selalu memberikan instruksi dengan berteriak dan nampak sedikit frustasi kepada anak asuhnya sendiri karena selalu kesulitan dalam mencetak gol, walaupun memenangkan penguasaan bola.

Bukan hanya pelatih mereka saja yang merasa pusing dan frustasi, pemain senior mereka, Andres Iniesta juga mengungkapkan bahwa betapa sulitnya musim ini. “Sebagai pemain sepakbola professional saya mengakui bahwa cukup sulit untuk menyamai keperkasaan Madrid pada musim ini. Kami selalu berusaha tampil bagus dalam kesempatan setiap laga, tapi sepertinya keberuntungan tidak berpihak kepada kami,” jelasnya.

Madrid Masih Terlalu Tangguh

lionel messi

Pemain andalan Barcelona, Lionel Messi

Jika dilihat dari perbandingan kekuatan masing-masing tim musim lalu dan sekarang sebenarnya tidak ada yang berbeda jauh. Skuad Barcelona dan Real Madrid tidak banyak yang berubah, akan tetapi prestasi pasukan Luis Enrique terlihat sangat jelas merosot tajam. Meskipun kerap kali anak asuhnya dapat menguasai jalannya pertandingan, namun terlihat jelas Luis Suarez, Lionel Messi dan Neymar sangat kesulitan dalam urusan mencetak gol.

“Kami tidak bermain buruk, hanya saja keberuntungan tidak berpihak kepada kami saat ini. Penguasaan bola selalu berhasil kita menangkan. Tapi disini tim memiliki satu permasalahan yaitu sulitnya mengkonversi peluang menjadi sebuah gol kemenangan. Pesaing kami saat ini sudah berada diatas tapi kami tetap yakin bisa memberikan ancaman kepada mereka,” ujar Messi ketika di tanya oleh wartawan mengenai merosotnya produktivitas lini depan klub tersebut.

Neymar sendiri sempat merasakan frustasi terhadap apa yang sedang di alami oleh klubnya itu. Dirinya mengaku, sering merasa kesal dan tidak habis pikir ketika selalu gagal memanfaatkan peluang di mulut gawang musuh. Bahkan dirinya juga sempat merasa tidak bisa menerima tertinggal jauh dari rivalnya tersebut pada klasemen sementara.

Komentar Zidane Terhadap Rontoknya Barcelona

zinedine zidane

Pelatih sukses Madrid, Zinedine Zidane

Zinedine Zidane memberikan komentarnya terhadap rontoknya pasukan Luis Enrique pada musim ini. Turun di peringkat ketiga merupakan hal yang sangat buruk jika harus bersaing dan berkompetisi di LaLiga. Meskipun begitu, pelatih Madrid itu memberikan respeknya terhadap apa yang sudah di lakukan oleh Messi dan kawan-kawan.

Menurut pelatih berkepala pelontos itu, Barcelona merupakan tim kuat dan tangguh. Cukup sulit bisa mengalahkannya. Mereka memiliki tiga pemain depan yang sangat mematikan dan satu pemain tengah yakni Andres Inesta yang mampu membaca permainan dengan cerdas dan bagus dalam menjaga ritme permainan.

“Saya tidak pernah menganggap mereka sebagai rivalitas, karena dalam sepakbola professional kami hanya melakukan yang terbaik. Mungkin saat ini mereka sedang tidak beruntung tapi itulah sepakbola tidak bisa selamanya di tentukan oleh materi pemain, terkadang anda sebagai pelatih harus berpikir mencari komposisi strategi yang tepat,” jelas pelatih Madrid.